Pemkot Tangerang Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 13 April 2025

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali memperpanjang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 13 April 2025. Perpanjangan ini dilakukan berdasarkan prakiraan cuaca ekstrem yang masih cukup tinggi di wilayah Jabodetabek serta potensi hujan lebat di Kota Tangerang, sebagaimana diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar, menjelaskan bahwa keputusan ini merujuk pada Surat Balai Besar BMKG Wilayah II Nomor e.B/KL.00.02/007/KBB2/II/2025 tanggal 28 Februari 2025. Dalam surat tersebut, BMKG memberikan peringatan dini terkait potensi hujan lebat di Provinsi Banten, yang dapat berdampak pada peningkatan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Penetapan perpanjangan ini telah ditandatangani oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dan telah disebarluaskan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta elemen masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana,” ujar Ubaidillah, Selasa (18/3/2025).

Sebagai langkah mitigasi, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, seperti menetapkan posko bencana di tingkat RW agar warga mengetahui lokasi aman saat terjadi bencana. Selain itu, warga juga diminta menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan darurat seperti dokumen penting, obat-obatan, dan makanan instan.

Baca Juga:  Komisi XII Dukung Strategi Impor Migas sebagai Bagian dari Politik Dagang AS-Indonesia

“Masyarakat juga perlu mengaktifkan kembali kerja bakti, memperbanyak lubang biopori, dan tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah penyumbatan drainase yang dapat memperparah dampak banjir,” tambahnya.

Dengan langkah antisipasi yang optimal, diharapkan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi di Kota Tangerang dapat diminimalkan. (ris/dam)

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Festival Al-A’zhom Kota Tangerang 2026 Siap Digelar Bulan Depan
Pemkot Tangerang Uji Coba Penutupan Kawasan Taman Elektrik Tertibkan Parkir Liar
Warga Jakarta Terlantar diselamatkan DINSOS Kota Tangerang
Sachrudin Ajak ASN Perkuat Iman dan Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Saat Evaluasi Sarpras di Karawaci, Maryono: Harus Terus Fokus pada Kebutuhan Warga
Respons Isu Pocong Jadi-Jadian, Sachrudin: Jangan Mudah Terprovokasi!
DPRD Soroti Praktik Pungli Parkir, Dorong Penanganan Terintegrasi dan Digitalisasi Sistem
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:20 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:50 WIB

Festival Al-A’zhom Kota Tangerang 2026 Siap Digelar Bulan Depan

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:59 WIB

Pemkot Tangerang Uji Coba Penutupan Kawasan Taman Elektrik Tertibkan Parkir Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:52 WIB

Warga Jakarta Terlantar diselamatkan DINSOS Kota Tangerang

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:53 WIB

Saat Evaluasi Sarpras di Karawaci, Maryono: Harus Terus Fokus pada Kebutuhan Warga

Berita Terbaru

Daerah

Warga Jakarta Terlantar diselamatkan DINSOS Kota Tangerang

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:52 WIB