TANGERANG | TR.CO.ID
Debi Julio, mahasiswa Teknik Informatika Global Institute Tangerang, menjadi salah satu wakil Provinsi Banten dalam cabang olahraga Orienteering di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Nusa Tenggara Barat, 26 Juli–1 Agustus 2025.
Berlangsung di kawasan Universitas Mataram, cabang Orienteering mempertandingkan kategori Sprint Distance Cross-Country dan Maze Orienteering, yang menuntut kecepatan berlari serta ketepatan membaca peta dan navigasi medan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“FORNAS adalah panggung bertumbuh dan berbagi semangat. Orienteering bukan cuma soal fisik, tapi juga kecerdasan. Kita harus cepat berpikir sambil berlari di alam terbuka,” ujar Debi, dikutip wartawan, Minggu (3/8/25).
Debi sebelumnya telah menorehkan prestasi di kompetisi orienteering tingkat nasional. Di FORNAS VIII, ia menargetkan catatan waktu terbaik sembari memperkenalkan olahraga ini sebagai pilihan edukatif dan menantang untuk generasi muda.
“Kalau salah baca peta, bisa tersesat jauh. Itu yang bikin olahraga ini seru dan mendidik,” tambahnya.
Sahrul, S.Kom, Pembina Mapala Global Institute, menyatakan bangga atas pencapaian mahasiswanya.
“Debi adalah contoh mahasiswa mandiri dan berprestasi. Semoga ini jadi inspirasi untuk yang lain,” ujarnya.
Seperti diketahui, Festival tersebut dibuka secara resmi pada Sabtu (26/7), dengan seremoni panahan simbolik oleh Wakil Menpora Taufik Hidayat, Menko Pembangunan AHY, dan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.
Sebanyak 18.000 peserta dari 38 provinsi ikut ambil bagian dalam 74 cabang olahraga rekreasi (INORGA) di 36 venue di lima kabupaten/kota.
Event itu mendorong geliat sport tourism, dengan estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp800 miliar, melibatkan ribuan UMKM, penginapan, dan transportasi lokal.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi menegaskan bahwa suksesnya pelaksanaan cabang Orienteering menjadi bukti kesiapan NTB sebagai tuan rumah bersama NTT di PON XXII tahun 2028. (dam)









