Peringkat Jakarta Kota Termacet di Dunia makin Membaik

Selasa, 16 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbaikan layanan transportasi publik terus ditingkatkan mulai dari penambahan fase LRT dan MRT hingga rekayasa lalu lintas.

JAKARTA | TR.CO.ID

Peringkat (ranking) Jakarta sebagai kota paling macet di dunia semakin membaik yakni dari posisi 29 pada tahun 2022 menjadi 30 pada tahun 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan perbaiki lagi di 2024,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Syafrin juga menjelaskan, perbaikan layanan transportasi publik terus ditingkatkan mulai dari penambahan fase LRT dan MRT hingga rekayasa lalu lintas.

Baca Juga:  Gubernur Banten Paparkan Indikator Makro Tumbuh Positif di LKPJ Anggaran 2025

“Termasuk tahun lalu dilakukan penutupan 31 lokasi putar balik (u-turn) dan penerapan sistem satu arah (SSA) pada tujuh ruas jalan, dan juga ada operasional 20 lampu lalu lintas yang sudah menerapkan sistem transportasi cerdas (intelligent transport system/ ICS),” jelas Syafrin.

Syafrin berjanji untuk terus melakukan perbaikan pada lalu lintas untuk memberikan kenyamanan kepada warga Jakarta.

“Ini tentu perbaikan ada. Tahun ini kita akan semakin masif lagi melakukan perbaikan kinerja lalu lintas,” ucap Syafrin.

Dalam TomTom Traffic Index 2023, Jakarta menempati posisi ke-30 kota termacet di dunia. Meskipun peringkat tersebut turun dari tahun sebelumnya, waktu tempuh yang dibutuhkan di Jakarta meningkat dari tahun lalu.

Baca Juga:  Dishub DKI Telusuri Keterlibatan Oknum Terlibat Pungli Parkir di Cakung

Data menunjukkan bahwa waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk menempuh jarak 10 km meningkat sebesar 40 detik dibandingkan tahun 2022. Waktu dan kecepatan perjalanan didasarkan pada data perjalanan di seluruh dunia yang mencakup 551 miliar (109) km yang dikumpulkan secara anonim sepanjang tahun dari pengemudi di wilayah metropolitan yang lebih besar atau radius lima kilometer dari pusat kota di seluruh wilayah tersebut.(JR)

Berita Terkait

Benyamin Davnie Buka KMD 2026, Tekankan Integritas dan Perlindungan Peserta Didik
KMD Ciputat Timur 2026 Cetak Pembina Pramuka Berkarakter dan Inovatif
Sachrudin Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul
Pemkot Tangerang Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik ASN, Maryono: Bangun Kepercayaan Masyarakat Lewat Informasi yang Jelas
Prevalensi Stunting Kota Tangerang Bertahan di Angka 5,4 Persen, Pemkot Fokus Cegah Kasus Baru
Pemkot Tangerang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
Sachrudin-Maryono Perkuat Soliditas Forkopimda Jaga Stabilitas Kota Tangerang
Lindungi Pekerja Rentan, Pemkot Tangerang Gelontorkan Rp384 Juta per Bulan untuk Jaminan Sosial
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Benyamin Davnie Buka KMD 2026, Tekankan Integritas dan Perlindungan Peserta Didik

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:15 WIB

KMD Ciputat Timur 2026 Cetak Pembina Pramuka Berkarakter dan Inovatif

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:10 WIB

Sachrudin Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:16 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik ASN, Maryono: Bangun Kepercayaan Masyarakat Lewat Informasi yang Jelas

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:52 WIB

Pemkot Tangerang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis

Berita Terbaru