Luhut Vs Cak Imin Buntut Pernyataan Hilirisasi

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) Saling Balas Terkait Hilirisasi Tambang

Pada perdebatan keempat Pilpres 2024, Cak Imin, calon wakil presiden nomor urut 1, menyuarakan keprihatinannya terkait sektor tambang di Indonesia. Ia mencatat data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang menunjukkan adanya 2.500 tambang ilegal di negeri ini. Menurutnya, tambang ilegal hanya merugikan masyarakat tanpa memberikan kesejahteraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cak Imin juga mengkritik kebijakan hilirisasi di sektor tambang, menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan secara ugal-ugalan. Menurutnya, kebijakan tersebut merusak lingkungan, menyebabkan kecelakaan, dan didominasi oleh tenaga asing.

Baca Juga:  PKS Siap Menangkan Sanuji - Dita di Pilkada Lebak

Dalam tanggapannya, Menko Marves Luhut membantah pernyataan Cak Imin. Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Luhut mengundang Cak Imin untuk berkunjung ke lokasi tambang di Weda Bay dan Morowali. Ia menekankan pentingnya melihat langsung situasi untuk memahami keberhasilan program hilirisasi.

Luhut juga mengingatkan Cak Imin agar tidak menyampaikan informasi yang dianggapnya tidak akurat kepada publik. Menurut Luhut, memberikan informasi yang tidak benar tidak mencerminkan karakter yang baik.

Selain itu, Luhut menjelaskan data kemiskinan di Sulawesi Tengah, menunjukkan penurunan angka kemiskinan dari tahun 2015 hingga 2023. Ia menyatakan bahwa pembangunan ekonomi, termasuk pendirian politeknik dan pelibatan guru berkualitas, berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan.

Baca Juga:  Soal Carut Marut PPDB Sisem Zonasi, Tim Sachrudin Berisolusi

Cak Imin merespons dengan siap untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Ia menyatakan bahwa kebenaran manfaat dan kerugian program hilirisasi dapat terungkap melalui pemeriksaan langsung. Cak Imin juga menekankan bahwa pendapatan dari pertambangan, baik langsung maupun melalui hilirisasi, relatif kecil dibandingkan dengan kerusakan yang ditimbulkan.

Situasi ini terus berkembang, dengan kedua pihak menegaskan kesiapan untuk membuktikan argumennya masing-masing melalui kunjungan langsung ke lapangan.(il/BDR)

Berita Terkait

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
USMAN SITORUS AKIRNYA DI TUNTUT MATI OLEH JPU TANGERANG SELATAN.
MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Maryono: Penempatan Talenta Tepat Kunci Kinerja ASN Optimal
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang, Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WIB

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:23 WIB

Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 - 18:42 WIB

USMAN SITORUS AKIRNYA DI TUNTUT MATI OLEH JPU TANGERANG SELATAN.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:13 WIB

MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB