TANGERANG | TR.CO.ID
Kota Tangerang telah menjadi sorotan dengan keberhasilannya dalam mewujudkan aksesibilitas kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakatnya. Melalui program unggulan, Jaminan Pengobatan Kesehatan Gratis (Jabat Sehat), yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, jutaan warga kini merasakan manfaat nyata.
Salah satu penerima manfaat, Nur Aisyah, mengungkapkan betapa besar dampak positif yang dirasakannya dari program Jabat Sehat. Lebih dari 409.645 peserta lainnya juga merasakan kemudahan akses layanan kesehatan yang sebelumnya sulit di Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perbedaan dalam pelayanan kesehatan sangat terasa, sekarang berobat jauh lebih mudah. Terutama dengan program iuran BPJS Kesehatan untuk membantu warga berpenghasilan rendah seperti kami, kami merasa sangat terbantu,” ujarnya dengan antusias, kemarin.
Dinkes Kota Tangerang, di bawah kepemimpinan dr. Dini Anggraeni, telah menjalankan program Jabat Sehat sejak 2016. Melalui alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang, program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas kesehatan bagi seluruh warga.
“Realisasi program Jabat Sehat terus meningkat setiap tahunnya. Capaian persentase 99,8% adalah pencapaian yang luar biasa, menempatkan Kota Tangerang dengan indeks kesehatan terbaik di Provinsi Banten. Pengakuan ini juga mengantarkan Pemkot Tangerang meraih penghargaan dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia (PMK) pada tahun 2023,” katanya.
Tak hanya Jabat Sehat, Dinkes Kota Tangerang memiliki serangkaian program peningkatan kesehatan lainnya seperti Kader Srikandi, Peri Lansia, Laksa Gurih, dan Cageur Jasa yang berhasil meningkatkan aksesibilitas kesehatan secara signifikan serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Dengan inisiatif ini, Kota Tangerang telah menetapkan standar tinggi dalam menyediakan layanan kesehatan yang merata bagi seluruh warga, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengejar tujuan serupa dalam meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan.
Penulis : cng
Editor : ris









