Banjir Rendam Puluhan Kampung, Akibat Curah Hujan Tinggi

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Curah hujan yang cukup tinggi pada Senin (2/12/2024) menyebabkan banjir di puluhan kampung yang berada di 12 desa di Kabupaten Pandeglang. Banjir tersebut tidak hanya merendam rumah-rumah warga, tetapi juga mengakibatkan terputusnya akses jalan.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, ketinggian banjir yang merendam rumah warga mencapai 1,5 meter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daerah-daerah yang terdampak banjir meliputi Kampung Kadu Jami dan Kampung Bale Tengah di Desa Koranji, Kecamatan Puloasari; Kampung Cibingbin, Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung; BTN Sentul, Desa Teluk, Kampung Masjid dan Pangusepan di Desa Labuan, Kecamatan Labuan; serta Kampung Cikarang, Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi.

Baca Juga:  Kepala BBWSC3 Banten CS Mangkir Dalam Audiensi, HMI Cabang Pandeglang Mengaku Sangat Kecewa

Selain itu, banjir juga melanda Desa Cibarani, Kecamatan Cisata, Kampung Kaludan di Desa Curugciung, Kampung Cikeusik, Kampung Cibulu di Desa Cikeusik, Kampung Sukajaya di Desa Nagala, Kampung Ciapu di Desa Tanjungan, Kampung Cangkore di Desa Ranca Seeneng, Kecamatan Cikeusik, dan Kampung Panektek di Desa Kubangkampil, Kecamatan Sukaresmi.

Sekretaris BPBDPK Pandeglang, Nana Mulyana, mengungkapkan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, yang menyebabkan meluapnya sungai dan merendam pemukiman warga. “Informasi awal yang diterima dari Pusdalops BPBDPK Pandeglang menyebutkan bahwa banjir terjadi akibat hujan intensitas tinggi,” ujar Nana saat dihubungi.

Selain banjir, laporan lain yang diterima adalah pohon tumbang akibat curah hujan disertai angin kencang. Beberapa lokasi terdampak pohon tumbang, antara lain di Kampung Kadulogak, Kecamatan Menes, Depan BNI Kecamatan Labuan, Kampung Kadu Bulih, Kecamatan Kaduhejo, serta Kampung Canggoang, Kelurahan Juhut, Kecamatan Pandeglang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Jalan Raya Perancis di Kecamatan Benda

Nana juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah langganan banjir untuk tetap waspada. Ia meminta masyarakat untuk mengungsi jika ketinggian air semakin meningkat. “Hujan masih berlangsung di wilayah Kabupaten Pandeglang, dan untuk kerugian materil, kami belum bisa memastikan. Namun, kami mengimbau warga untuk terus waspada,” ujarnya.

Banjir ini menambah daftar bencana alam yang terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Indonesia. BPBDPK Pandeglang bersama pihak terkait masih melakukan upaya penanganan dan evakuasi korban banjir. (ian/BN/ris)

Berita Terkait

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
KNPI Bakal Surati Kejati Banten, Soal Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung
KNPI Pandeglang Kritik Kinerja Konsultan Pengawas dan DPUPR Banten
DPUPR Banten Diduga Abaikan Pemiliharaan
DPUPR BANTEN, Dua Lembaga Minta APH Turun Tangan
Pekerjaan DPUPR Banten Disorot, Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung Pemasangan Bronjong Amblas
Baru Ditanam, Ratusan Hektar Sawah di Sobang Terendam Banjir
Mulang Talk, Wakil Bupati Iing Ajak Pemuda Bangun Pandeglang
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:27 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Jumat, 24 April 2026 - 14:58 WIB

KNPI Bakal Surati Kejati Banten, Soal Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung

Senin, 20 April 2026 - 13:58 WIB

KNPI Pandeglang Kritik Kinerja Konsultan Pengawas dan DPUPR Banten

Jumat, 17 April 2026 - 15:08 WIB

DPUPR Banten Diduga Abaikan Pemiliharaan

Kamis, 16 April 2026 - 15:35 WIB

DPUPR BANTEN, Dua Lembaga Minta APH Turun Tangan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB