Bawaslu Periksa Dua Caleg Demokrat Dugaan Politik Uang

Jumat, 8 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Terkait dengan dugaan politik uang oleh dua calon anggota legislatif dari Partai Demokrat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jakarta Pusat telah memeriksa pelapor dan saksi.

“Pelapor dan saksi sudah diperiksa. Untuk terlapornya, baru kami undang besok, Jumat, 8 Maret 2024,” kata anggota Bawaslu Jakarta Pusat Dimas Triyanto Putro di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua caleg Partai Demokrat yang dipanggil dan diklarifikasi sebagai terlapor pada hari Jumat (8/3) atau hari ini adalah calon anggota DPR RI dari Dapil DKI Jakarta​​ II​​​​​ Melani Leimena Suharli,dan calon anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Dapil 7 DKI Jakarta Ali Muhammad Johan.

Baca Juga:  Mudahkan Layanan, Pemkot Gandeng Pengadilan Agama

Klarifikasi terkait dengan tindakan dugaan politik uang terhadap dua caleg Partai Demokrat, kata dia, akan dilakukan secara tertutup.

“Kalau untuk klarifikasi sifatnya rahasia, internal. Akan tetapi, nanti hasilnya bisa disampaikan secara terbuka setelah pemeriksaan,” jelasnya.

Dalam penanganan kasus dugaan politik uang, Dimas mengatakan bahwa pihaknya bakal berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan karena ketiga lembaga ini tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang menangani tindak pidana pemilu.

Baca Juga:  Kecamatan Sindang Jaya Lakukan Perekaman E-KTP Jelang Pemilu

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses di Bawaslu.

“Sudah ditangani oleh pihak Bawaslu. Kami hormati prosesnya,” kata Mujiyono di Jakarta, Rabu (6/3).

Mujiyono belum membeberkan langkah tegas Partai Demokrat bila Melani dan Ali terbukti melakukan politik uang.

Ia pun tidak memberikan jawaban lugas saat ditanya ihwal kemungkinan Partai Demokrat memproses Melani dan Ali hingga ke tingkat Mahkamah Partai bila terbukti bersalah.

Mujiyono hanya berkata bahwa pihaknya akan mengikuti proses yang sedang berjalan saat ini.

“Kami ikuti prosesnya dahulu,” ujarnya.(JR)

Berita Terkait

Pendaftaran Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Dibuka
Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati
TPS Pilkada Berkurang 50 Persen Dibanding Pemilu 2024
Subardi: Ormas Agama dapat IUP, Apa Urgensinya?
8 Partai KNPB Kota Tangerang Silaturrahmi ke Sachrudin
Aktivis 7 Kecamatan “Ngadu” ke Bacalon Walikota Tangerang, Helmy Halim
Maskota Dinilai Layak Jadi Wabup Tangerang
Pembangunan SMPN Negri Disetiap Kecamatan Jadi Prioritas Visi Misi Helmy Halim
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:41 WIB

Pendaftaran Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Dibuka

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:40 WIB

Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:40 WIB

TPS Pilkada Berkurang 50 Persen Dibanding Pemilu 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:38 WIB

Subardi: Ormas Agama dapat IUP, Apa Urgensinya?

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:33 WIB

8 Partai KNPB Kota Tangerang Silaturrahmi ke Sachrudin

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:31 WIB

Aktivis 7 Kecamatan “Ngadu” ke Bacalon Walikota Tangerang, Helmy Halim

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:25 WIB

Maskota Dinilai Layak Jadi Wabup Tangerang

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:05 WIB

Pembangunan SMPN Negri Disetiap Kecamatan Jadi Prioritas Visi Misi Helmy Halim

Berita Terbaru

Selebritis

Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:05 WIB

Hukum & Kriminal

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:00 WIB