Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, Oknum Kepala Sekolah Terlibat?

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Namun, sebuah kasus dugaan penyalahgunaan dana tersebut mencuat di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, yang melibatkan oknum kepala sekolah.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, terdapat dugaan oknum kepala sekolah (MA) yang juga bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pengelolaan dana BOS, bertindak tidak sesuai aturan. Percakapan yang bocor melalui aplikasi perpesanan WhatsApp antara oknum kepala sekolah dan penyedia jasa (J) menunjukkan adanya indikasi transaksi yang mencurigakan.

Dalam percakapan tersebut, penyedia jasa (J) menyatakan, “Assalamualaikum pak, tolong diberesin yah piutang saya.” Sebagai respons, oknum kepala sekolah meminta, “Kalau ada sekalian buat bayar listrik sekolah 10 juta.” Percakapan ini menimbulkan kecurigaan bahwa aplikasi SIPLAH, yang dikembangkan oleh Kemdikbud untuk mempermudah dan mengkontrol pengeluaran dana BOS, justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Kemdikbud telah mengembangkan SIPLAH dengan harapan mengeliminasi celah penyelewengan anggaran pendidikan. Namun, kasus di SMKN 12 ini menunjukkan potensi kelemahan dalam implementasi dan pengawasan aplikasi tersebut.

Baca Juga:  Tol arah Jakarta Macet di Sejumlah Titik Pagi Ini

Kabid Hukum GNP Tipikor Provinsi Banten Lazarus Stenli Jansen, S.H, ketika dihubungi “Kami sangat prihatin dengan adanya laporan penyalahgunaan dana BOS” tegasnya.

Insiden ini menjadi pukulan keras bagi upaya Kemdikbud dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana pendidikan. Masyarakat setempat dan para pemangku kepentingan diharapkan turut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan adanya potensi penyalahgunaan serupa di masa yang akan datang.

Pihak sekolah dan oknum kepala sekolah belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi atas dugaan ini.(Fj)

Berita Terkait

Penjaga Warung Madura di Tangerang Terbakar saat Tangani Tumpahan Bensin
Plh Sekda Buka Kegiatan Peringatan Harganas ke 31
Polsek Pasar Kemis Laksanakan Gatur Lalin Sore Hari
Seorang Biduan Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Cilegon
PKS Siap Menangkan Sanuji – Dita di Pilkada Lebak
Polsek Pandeglang Dianugerahi Kompolnas Award 2024
Bendungan Karian Telan Korban
Diskusi UNMA , Airin Bicara Pemekaran Daerah hingga Beasiswa Mahasiswa
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:25 WIB

Penjaga Warung Madura di Tangerang Terbakar saat Tangani Tumpahan Bensin

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:23 WIB

Plh Sekda Buka Kegiatan Peringatan Harganas ke 31

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:20 WIB

Polsek Pasar Kemis Laksanakan Gatur Lalin Sore Hari

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:45 WIB

PKS Siap Menangkan Sanuji – Dita di Pilkada Lebak

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:43 WIB

Polsek Pandeglang Dianugerahi Kompolnas Award 2024

Berita Terbaru

Selebritis

RossaUngkap Keinginan Memiliki Pacar

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:27 WIB

Daerah

Plh Sekda Buka Kegiatan Peringatan Harganas ke 31

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:23 WIB

Daerah

Polsek Pasar Kemis Laksanakan Gatur Lalin Sore Hari

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:20 WIB