SMAN Kalanganyar Lebak Budidaya Anggur Hijau

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

SMAN 1 Kalanganyar Kabupaten Lebak, Banten mengembangkan budi daya tanaman anggur hijau untuk ketrampilan siswa sebagai upaya membentuk jiwa kewirausahaan siswa.

“Kami mengembangkan budi daya tanaman anggur hijau itu agar siswa tertarik di bidang pertanian, karena memiliki nilai ekonomi,” kata Kepala SMAN 1 Kalanganyar Kabupaten Lebak Ervin Sulistiawati di Lebak , Selasa (15/10/24)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan budi daya tanaman anggur tersebut merupakan penerapan Kurikulum Merdeka agar siswa memiliki jiwa kewirausahaan di bidang pertanian hortikultura.

Dengan demikian, pihaknya menerapkan proyek percontohan atau pilot projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan mengembangkan budi daya tanaman anggur hijau.

Baca Juga:  Pemkab Serang Evaluasi Akses Data Kependudukan

Bahkan, budi daya anggur hijau yang dikembangkan di sekitar lingkungan sekolah membuahkan hasil dengan panen dua kali setahun.

“Kita berharap melalui pilot proyek itu, mereka para siswa bisa mengembangkan budi daya tanaman anggur di rumah dengan penyaluran stek batang tanaman itu,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya optimistis ke depannya Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak bisa menjadi sentra penghasilan anggur hijau yang pada akhirnya dapat mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.

Sebab, suhu di daerah itu sangat cocok untuk ditanami anggur hijau.

“Kami mengembangkan pertanian anggur hijau itu bekerja sama dengan Dinas Pertanian Lebak dan petugas penyuluh,” kata Ervin.

Baca Juga:  Semprotkan Eco Enzim untuk Minimalisir Pencemaran Udara

Sementara itu, Kepala Bagian Kesiswaan SMAN 1 Kalanganyar Kabupaten Lebak Muhamad Roja mengatakan pengembangan budi daya tanaman anggur hijau sangat berpeluang untuk dikembangkan para siswa karena didukung luas lahan areal pertanian.

Apalagi, siswa di sini dari 465 siswa kebanyakan orang tua mereka petani.

Saat ini, tanaman anggur hijau dikembangkan di sekolah berhasil dan bisa memanennya selama dua kali musim per tahun.

Pertanian anggur itu dikembangkan melalui stek batang dan kemudian setahun bisa menghasilkan panen awal.

“Kami sangat mendukung Kurikulum Merdeka sehingga siswa memiliki ketrampilan di bidang pertanian dan bisa membentuk jiwa kewirausahaan mereka,” jelasnya. (eem/dam)

Berita Terkait

90 Desa Berpotensi Kekeringan
KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
Rekomendasi DPRD Jadi Acuan, Pemkot Tangerang Perkuat Kinerja
Tilang ETLE Handheld Resmi Berlaku di Kota Tangerang
Dekra Fest 2026 Angkat Kriya dan UMKM Lokal
Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Konsumen Cerdas, Dorong Masyarakat Lebih Bijak Bertransaksi di Era Digital
Perbaikan Jalan di Perlintasan Stasiun Poris Dikebut, Pemkot Tangerang Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 April 2026 - 16:27 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Kamis, 30 April 2026 - 16:23 WIB

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

Rekomendasi DPRD Jadi Acuan, Pemkot Tangerang Perkuat Kinerja

Kamis, 30 April 2026 - 16:13 WIB

Dekra Fest 2026 Angkat Kriya dan UMKM Lokal

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB

Daerah

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:23 WIB