FH Unpam Mendatangkan “Praktisi Mengajar” Guna Memperkaya Khazanah Das Sollen dan Das Sein dalam Program MBKM

Jumat, 8 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Prodi Hukum FH Unpam Menghadirkan Praktisi di Ruang Kelas. Program Praktisi Mengajar adalah salah satu program yang diinisiasi oleh Kemendikbud melalui kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Prodi Hukum UNPAM tentu tidak ingin melewatkan kesempatan emas tersebut, maka dari itu, Prodi Hukum FH Unpam turut mendaftarkan beberapa mata kuliah pada program tersebut agar bisa mendapatkan praktisi. Setelah melalui proses yang cukup ketat, ada 6 RKK yang lolos pada program tersebut. Mata kuliah tersebut adalah Hukum Acara Perdata 3 RKK, Hukum Perikatan, PLKH perdata, dan Hukum Asuransi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah praktisi di bidang yang relevan dengan ke enam mata kuliah telah lolos seleksi yaitu Dosen Fakultas Hukum UNPAM Dr (C) Herlina Basri, S.H., M.H. lolos dengan 4 Kelas Kolaborasi dengan Praktisi yaitu, Dr. M. Nur Syafiuddin, S.Ag , M. H. Hakim Yustisial Asisten Hakim Agung Mahkamah Agung RI dengan Mata Kuliah PLKH Perdata.

Kemudian pada mata kuliah Hukum Acara Perdata. Bapak Bagus Sujatmiko, S.H., M.H. Beliau adalah Hakim pada Pengadilan Negeri Larantuka Flores NTT, Pada mata kuliah Hukum Perikatan praktisi yang mengajar adalah Hakim Pengadilan Negeri Enrekang Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan Siregar, S.H., M.H.

Baca Juga:  Pelayanan Adminduk di Kota Tangerang Sudah Online

Selanjutnya, mata kuliah Hukum Acara Perdata diisi oleh Praktisi dari kantor Hukum Firma Hukum Maruar Siahaan & Partners (MSP) yaitu Praktisi Rosari Hotmaida Irlyany, S.H., M.H.

Kemudian Dosen Fakultas Hukum UNPAM Dr (C) Hj. Nursa’adah, S.H., M.H. berkolaborasi mata kuliah Hukum Acara Perdata dengan Praktisi Andi Aulia Rahman, S.H., MH dan Hukum Asuransi, Andreas Febrian Kurnia Putra beliau adalah Praktisi Pengacara.

Program Praktisi Mengajar berlangsung selama empat bulan terhitung dari tanggal 15 September-15 Desember 2023. Perkuliahan ini kemudian disebut sebagai kelas kolaborasi sebab melibatkan peran dari dosen pengampu mata kuliah dan praktisi. Kelas kolaborasi dilaksanakan secara daring dan luring. Teknis belajarnya pun terhitung sangat fleksibel, sebab dosen dan praktisi dapat menentukan waktu yang paling efisien untuk dilaksanakannya kelas kolaborasi.

Baca Juga:  Perpustakaan Digital Dikembangkan, Tingkatkan Minat Baca

Setelah kelas kolaborasi selesai, dosen dan praktisi harus menyiapkan luaran yaitu surat IA (Implementation of Agreement) sebagai bukti telah terjalinnya kerjasama serta bukti pengembangan instrumen ajar berupa RPS (Rencana Pembelajaran Semester) sesuai dengan rekomendasi konten materi dari praktisi.

Kehadiran praktisi-praktisi tersebut disambut dengan baik oleh mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Hukum Unpam menunjukan sikap antusias yang sangat tinggi apalagi ketika pembelajaran menggunakan Peradilan Semu Fakuktas Hukum UNPAM. Dimana Praktisi memberikan nilai 90 utk mahasiswa yang praktek di Peradilan Semu. ketika belajar dengan praktisi.

Banyak ilmu-ilmu dari praktisi yang dibagikan oleh praktisi sehingga mahasiswa tentu bisa mendapatkan inspirasi dan ilmu langsung dari ahlinya terutama khusus yg dari Hakim. Harapan dari pelaksanaan program ini, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus dari bangku kuliah. Dan dalam penerapannya antara teori dengan Praktek jangan jadi hal yang tumpang tindih. Ketika mereka terjun nanti di dunia kerja baik jadi Pengacara, Jaksa, Hakim atau ahli hukum lain nantinya.

Penulis : wil

Berita Terkait

Benyamin Davnie Buka KMD 2026, Tekankan Integritas dan Perlindungan Peserta Didik
KMD Ciputat Timur 2026 Cetak Pembina Pramuka Berkarakter dan Inovatif
Sachrudin Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul
Pemkot Tangerang Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik ASN, Maryono: Bangun Kepercayaan Masyarakat Lewat Informasi yang Jelas
Prevalensi Stunting Kota Tangerang Bertahan di Angka 5,4 Persen, Pemkot Fokus Cegah Kasus Baru
Pemkot Tangerang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
Sachrudin-Maryono Perkuat Soliditas Forkopimda Jaga Stabilitas Kota Tangerang
Lindungi Pekerja Rentan, Pemkot Tangerang Gelontorkan Rp384 Juta per Bulan untuk Jaminan Sosial
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Benyamin Davnie Buka KMD 2026, Tekankan Integritas dan Perlindungan Peserta Didik

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:15 WIB

KMD Ciputat Timur 2026 Cetak Pembina Pramuka Berkarakter dan Inovatif

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:10 WIB

Sachrudin Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:16 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik ASN, Maryono: Bangun Kepercayaan Masyarakat Lewat Informasi yang Jelas

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:52 WIB

Pemkot Tangerang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis

Berita Terbaru