Insentif Pajak bagi Pemilik Kendaraan Listrik tak Efektif

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID
Keberadaan kendaraan listrik milik pribadi untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dinilai tidak efektif. Pasalnya hal itu justru menambahkan kemacetan lalu lintas jalan.

Karenanya, kebijakan pemberian insentif pajak bagi pemilik kendaraan listrik pribadi dinilai tidak tepat.

“Kebijakan penggunaan mobil listrik untuk mengurangi polusi di DKI Jakarta menurut saya masih salah kaprah,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi, pertumbuhan kendaraan pribadi yang menggunakan bahan bakar kian tak terkendali. Karena itu, Suhud berpendapat, perlu diperbanyak moda transportasi publik berbasis listrik.

Baca Juga:  Pegawai Pemkot Tangerang Ikuti Diklat Pengelolaan Media Sosial

“Harusnya bukan mendorong dan pemberian insentif untuk warga yang mau beralih ke mobil listrik, tapi harusnya diperbanyak transportasi publik yang menggunakan tenaga listrik,” tandas Suhud.

Selain itu, lanjut Suhud, pemberian insentif kendaraan berbasis listrik kepada pegawai di lingkungan Pemprov DKI juga akan menimbulkan permasalahan baru. Yakni kemacetan.

Menurut dia, seharusnya masyarakat mulai mengubah kebiasaan. Semula menggunakan tranportasi pribadi beralih menggunaakan transportasi publik berbasis listrik.

Tujuannya, mengurai kemacetan dan menekan polusi udara. “Bukan solusi bila mereka beralih ke motor listrik. Harusnya mereka menggunakan transportasi publik yang menggunakan tenaga listrik,” tandas Suhud.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan KIM Untuk Optimalisasi Media Sosial

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengungkap rencana pembelian lima unit sepeda motor berbasis baterai untuk kendaraan dinas operasional (KDO) pada 2024.

“Untuk mendukung percepatan penggunaan KDO berbasis listrik dan untuk meningkatkan kualitas udara Jakarta, Dishub DKI Jakarta menargetkan pengadaan sebanyak lima KDO sepeda motor berbasis listrik di tahun 2024,” tukas Syafrin Liputo di Jakarta.(JR)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan KIM Untuk Optimalisasi Media Sosial
Pemkot Tangerang Dorong Inovasi Digital
Helmy Halim Dukung eSport Tangerang
Teknologi AI Generatif Microsoft PerkuatLayanan Aplikasi OneSmile 4.0 untuk Kota Pintar BSD City
Indonesia Ikut Internasional Hannover Messe 2024
19 Kecamatan Ikuti Lomba Teknologi Tepat Guna
Vela Apha, Mobil Terbang di Indonesia
Makin Naiknya Populasi Kendaraan Listrik, SPKLU di Jakarta Diminta Ditambah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:08 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan KIM Untuk Optimalisasi Media Sosial

Senin, 27 Mei 2024 - 10:31 WIB

Pemkot Tangerang Dorong Inovasi Digital

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:09 WIB

Helmy Halim Dukung eSport Tangerang

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:53 WIB

Teknologi AI Generatif Microsoft PerkuatLayanan Aplikasi OneSmile 4.0 untuk Kota Pintar BSD City

Senin, 29 April 2024 - 11:06 WIB

Indonesia Ikut Internasional Hannover Messe 2024

Jumat, 8 Maret 2024 - 01:07 WIB

19 Kecamatan Ikuti Lomba Teknologi Tepat Guna

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:44 WIB

Insentif Pajak bagi Pemilik Kendaraan Listrik tak Efektif

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:22 WIB

Vela Apha, Mobil Terbang di Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB