Produksi Palawija di Lebak Capai 22.857 ton

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Produksi Palawija di Kabupaten Lebak, sepanjang Januari sampai November 2023 menembus 22.857 ton dan dipastikan bisa menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah.

Menurut Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar mengatakan, jika hasil produksi yang didapat para petani itu dapat meningkatkan perekonomian, karena perguliran uang hasil panen sangat menjanjikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meyakini perguliran uang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi petani,” kata Deni Iskandar di ruangan kerjanya, Senin (27/11/23).

Selama ini, lanjut Deni, tanaman palawija menjadi andalan ekonomi masyarakat Kabupaten Lebak mulai petani, buruh tani, buruh panggul, transportasi hingga pedagang pengecer.

Baca Juga:  Kapolsek Rangkasbitung Salurkan Sembako ke Warga dari Kapolda Banten

Pemerintah daerah mendorong para petani terus meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman palawija. Sebab, permintaan komoditas produksi palawija di pasaran cenderung meningkat.

“Kita berharap produksi palawija ke depan bisa memenuhi permintaan pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang,” ucapnya.

Menurut dia, produksi enam komoditas palawija yang dikembangkan petani Kabupaten Lebak antara lain jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, singkong dan ubi jalar.

Produksi palawija sebanyak 22.857 ton terbagi atas jagung sebanyak 3.169 ton, kedelai 474 ton, kacang tanah 237 ton, kacang hijau 13 ton, singkong 16.749 ton dan ubi jalar 2. 216 ton.

Baca Juga:  Waspadai, Penipuan Catut Nama Bupati Lebak

Sementara itu, Dikdik (47) seorang petani Kecamatan Curugbitung mengaku, jika dirinya kini panen singkong seluas dua hektare dengan produksi 30 ton dengan harga Rp4.000/kilogram.

Para petani di sini yang mengembangkan tanaman singkong itu dengan memanfaatkan lahan milik perusahaan yang belum digunakan untuk pembangunan.

“Kami sejak tujuh tahun usaha pertanian singkong dan bisa membangun rumah dan menyekolahkan dua anak sampai perguruan tinggi,” katanya.

Penulis : Eem

Editor : dam

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Benyamin Minta Kadin Tangsel Dorong Ekonomi Daerah
Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
Pemkot Permudah Izin, UMKM Diminta Bergerak Cepat
Berdayakan Perempuan Lewat Kewirausahaan, Pemkot Tangerang Gelar Roadshow Pelatihan PKHP di 13 Kecamatan
Inflasi Kota Tangerang Turun ke 1,54 Persen, Terendah Sepanjang 2026
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Dekra Fest 2026 Angkat Kriya dan UMKM Lokal
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:20 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:58 WIB

Benyamin Minta Kadin Tangsel Dorong Ekonomi Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pemkot Permudah Izin, UMKM Diminta Bergerak Cepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:51 WIB

Berdayakan Perempuan Lewat Kewirausahaan, Pemkot Tangerang Gelar Roadshow Pelatihan PKHP di 13 Kecamatan

Berita Terbaru

Daerah

Pemkot Tangerang Permudah Pembayaran PBB Secara Digital

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB