TANGERANG | TR.CO.ID
Walikota Tangerang, H. Sachrudin, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Acara ini berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Kamis (20/03/2025), dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Walikota menegaskan bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari visi dan misi kepala daerah yang mengacu pada regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, penyusunan dokumen ini harus melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Sachrudin memaparkan visi pembangunan Kota Tangerang untuk periode lima tahun ke depan, yakni:
“Kota Tangerang yang Kolaboratif, Maju, Berkelanjutan, Sejahtera, dan Berakhlakul Karimah.”
Visi ini akan diwujudkan melalui lima misi utama:
Meningkatkan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan berakhlakul karimah.
Meningkatkan perekonomian kota yang inovatif, maju, dan harmonis.
Meningkatkan infrastruktur kota yang lengkap, terintegrasi, mantap, dan inklusif.
Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, inovatif, dan berintegritas.
Tantangan dan Fokus Pembangunan Kota Tangerang
Sachrudin juga mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan untuk tahun 2026 harus berorientasi pada penyelesaian isu strategis, seperti:
Kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
Perekonomian yang berkualitas, tumbuh tinggi, dan merata.
Infrastruktur yang lengkap, mantap, dan terintegrasi.
Kualitas lingkungan hidup yang lebih baik.
Tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif.
Ia menyoroti proyeksi pertumbuhan penduduk Kota Tangerang yang diperkirakan mencapai lebih dari 2 juta jiwa pada tahun 2030. Kondisi ini menjadi tantangan dalam peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, perumahan, serta pengembangan infrastruktur kota.
“Oleh karena itu, kebijakan pembangunan harus mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dan tentunya, benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta harapan warga Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.
Melalui forum ini, Walikota berharap masyarakat dapat aktif memberikan masukan yang konstruktif. “Partisipasi masyarakat dalam forum ini sangat krusial, karena masukan dari berbagai pihak akan memperkaya kebijakan yang dirancang, sehingga dapat lebih tepat sasaran,” tutupnya.
Acara ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam memastikan bahwa pembangunan kota berjalan sesuai dengan aspirasi masyarakat serta tantangan ke depan. (ris/dam)









