Sektor Pariwisata Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Banten

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Sektor Pariwisata memiliki potensi besar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten Ameriza M. Moesa saat menghadiri acara Pengembangan Kemitraan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kota Serang, Rabu (19/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi wisata di Banten sangat besar. Kami melihat sektor ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan ekonomi di Banten. Salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif ada di pariwisata,” kata Ameriza.

Menurut Ameriza, Provinsi Banten memiliki kekayaan alam dan destinasi wisata potensial yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang ke tanah para jawara.

Sehingga, pariwisata akan berefek terhadap berbagai sektor lainnya seperti perdagangan, perhotelan, restoran, transportasi, UMKM, dan ekonomi lokal ikut meningkat.

“Kalau pariwisata berkembang, otomatis sektor-sektor lain juga ikut tumbuh. Karena itu kami optimistis pariwisata bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru bagi Banten,” ujar dia.

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata Banten Eli Susiyanti mengatakan, majunya sektor pariwisata akan berdampak sangat luar biasa bagi peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar objek wisata.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Alihkan Rp28,40 Triliun, Untuk Provinsi Banten

“Pelaku usaha wisata juga akan terdampak, UMKM, Ekraf juga akan maju. Kemudian perhotelan, restoran dan ujung-ujung juga nanti akan mensejahterakan masyarakat di sekitar destinasi wisata,” kata Eli.

Eli berharap, target kunjungan wisata ke Banten setiap tahun akan semakin seiring upaya Pemprov Banten menata dari segala aspek.

Menurutnya, peningkatan kunjungan wisata tidak serta-merta tercapai tanpa adanya kerjasama semua pihak.

Salah satunya bantuan dari masyarakat untuk juga mensukseskan melalui program Sapta Pesona.

“Kesadaran masyarakat dengan kunjungan menentukan frekuensi jumlah kunjungan ke lokasi wisata,” ujar Eli.

Dukung Kemajuan Pariwisata

Sekretaris Komisi III DPRD Banten Mansur mengaku akan mendukung upaya pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata dalam rangka kemajuan sektor pariwisata.

Dikatakan Mansur, majunya pariwisata Banten akan membawa angin segar bagi ekonomi masyarakat, terutama di sekitar objek wisata.

“Karena memang kalau wisata itu maju dampaknya luar biasa, ekonomi kerakyatannya itu akan berdampak, akan maju,” kata dia.

Menurut Mansur, pariwisata maju akan berdampak besar pada permasalahan dan pekerjaan rumah pemerintah saat ini seperti pengangguran, kemiskinan, serta kesenjangan antara wilayah Selatan dan Utara.

Baca Juga:  Istri Gubernur Serukan Pengembangan Pariwisata Inklusif di Banten

“Nah, kalau pariwisata maju ini dampaknya banyak, termasuk pengembangan ekonomi, kerakyatan di sekitar pariwisata itu. Dari pengembangan homestay dan sebagainya itu salah satu ekonomi kerakyatannya,” ujar dia.

Pariwisata Optimis Maju

Ditempat yang sama, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang sekaligus
Managing Director KEK Tanjung Lesung, Widi Widiasmanto mengatakan, Banten memiliki potensi wisata sangat besar dengan garis panjang pantai mencapai 948 ribu kilometer.

“Selat Sunda salah satu selat di dunia tersibuk, satu bulan lebih dari 3.000 kapal logistik maupun cruise lalu lalang,” kata Widi.

Dikatakan Widi, Banten didukung dengan tersedianya infrastruktur jalan tol Serang Panimbang, Tangerang Merak, Bandara Internasional yang memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata di Banten

Sehingga, butuh dimaksimalkan promosi dan perbaikan keterlibatan masyarakat yang ramah wisatawan.

“Menurut saya kalau dimaksimalkan akan mengangkat, membantu, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan yakin akan berdampak kemana-mana,” ujar Widi. (Hed).

Berita Terkait

Sambut PON, Jalan Palima–Baros Diusul Dilebarkan
Kecamatan Sukamulya kembali Gelar Gebyar Festival Kuliner
Tolak Peserta Cabutan, Dimyati: Peserta MTQ Harus Asli Daerah
Kontingen Kota Tangerang Curi Perhatian di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII
Little Yoga & Little Chef Hadirkan Pengalaman Seru dan Edukatif untuk Anak di Hotel Santika Premiere Bintaro
GM For A Day 2026 Hadir Kembali, Anak-Anak Ambil Alih Operasional Hotel Sehari
REKERDA KNPI, KNPI Banten Diminta Hasilkan Aksi Strategis
Dugaan Sengketa Lahan SDN Kuranji, Ahli Waris Laporkan Walikota Serang ke Polda Banten
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:24 WIB

Sambut PON, Jalan Palima–Baros Diusul Dilebarkan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WIB

Kecamatan Sukamulya kembali Gelar Gebyar Festival Kuliner

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:50 WIB

Tolak Peserta Cabutan, Dimyati: Peserta MTQ Harus Asli Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:42 WIB

Kontingen Kota Tangerang Curi Perhatian di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:13 WIB

Little Yoga & Little Chef Hadirkan Pengalaman Seru dan Edukatif untuk Anak di Hotel Santika Premiere Bintaro

Berita Terbaru