Dinas Pertanian Lebak Optimalkan Pemberdayaan Petani

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Dinas pertanian Kabupaten Lebak, Banten, mengoptimalkan pemberdayaan petani untuk mendukung program swasembada pangan dan peningkatan ekonomi sehingga dapat mengendalikan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat mengatakan, pemerintah daerah bekerja keras untuk pemberdayaan petani agar dapat mewujudkan program swasembada pangan juga peningkatan ekonomi sehingga bermuara pada kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila, kehidupan masyarakat itu sejahtera dipastikan mampu mengendalikan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem,” ujar Rahmat di ruang kerjanya, Baru-baru ini.

Pemberdayaan petani itu di antaranya dilakukan intervensi oleh pemerintah pusat, provinsi dan daerah dengan menyalurkan bantuan sarana produksi (saprodi) dan sarana pertanian, seperti traktor serta penunjang lainya.

Selain itu juga bantuan benih padi sawah seluas 5.000 hektare, padi gogo 4.800 hektare dan pestisida hama hampir semua di 28 kecamatan.

Baca Juga:  Kapolres Cek Kelayakan Kendaraan Dinas Personil

Disamping itu, petani akan mendapatkan pinjaman lunak dari Bank Lebak guna meningkatkan produksi usaha pertanian.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak akan membangun Jalan Usaha Tani (JUT) untuk akses kemudahan dan kelancaran petani mengangkut hasil panen juga dapat meringankan biaya transportasi.

Selama ini, kata dia, prospek usaha pertanian di Kabupaten Lebak sudah menjadi andalan pendapatan ekonomi petani, sekaligus daerah lumbung pangan.

“Kita mendorong usaha pertanian itu dapat meningkatkan kesejahteraan petani sehingga kedepannya mampu memutus mata rantai kemiskinan,” ujarnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tambakbaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan selama ini intervensi pemerintah menyalurkan bantuan terhadap petani cukup besar sehingga secara langsung dapat mendorong kesejahteraan petani.

Baca Juga:  Selamatkan Pengunjung Curug Kadupunah, Pemuda Tewas Terbawa Arus

Saat ini, pihaknya memiliki 200 anggota petani dengan lahan garapan seluas 150 hektare dan indeks penanaman (IP) tiga kali tanam dalam setahun, karena terdapat sarana irigasi pompanisasi dengan menyedot air dari permukaan aliran sungai.

Mereka petani jika musim panen produktivitas rata-rata 6 ton Gabah Kering Pungut (GKP) per hektare dan ditampung pengepul Rp 6.500 per kilogram.

Jika harga GKP Rp6.500 per kilogram dikalkulasikan dengan produktivitas 6 ton maka bisa menghasilkan pendapatan ekonomi Rp39 juta per hektare.

“Pendapatan Rp39 juta itu dipotong biaya produksi Rp15 juta, sehingga petani meraup keuntungan bersih Rp24 juta selama empat bulan,” ucap Ruhiana. (EM)

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB