Masyarakat Diminta Lebih Selektif Terima Informasi Bencana

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Kabupaten Lebak merupakan salah satu daerah di Provinsi Banten dengan tingkat risiko bencana alam yang tinggi. Kondisi geografisnya yang didominasi perbukitan serta memiliki wilayah pesisir membuat Lebak rawan terhadap berbagai jenis bencana seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, gempa bumi, hingga tsunami.

Masyarakat pun diminta untuk tetap waspada dan bijak dalam menerima informasi kebencanaan. Salah seorang warga Lebak, Erwin Komara Sukma mengaku bahwa informasi tentang potensi bencana sering kali beredar di media sosial, termasuk yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai warga, saya sering menerima informasi soal bencana alam, terutama di wilayah pesisir selatan. Tapi kami juga pernah mendapatkan kabar yang ternyata hoaks. Karena itu, saya sekarang lebih selektif dan langsung mengonfirmasi ke instansi resmi seperti BPBD atau BMKG,” ujar Erwin, yang juga ketua Balawista Lebak, Selasa (07/10/2025).

Baca Juga:  Kapolsek Rangkasbitung Salurkan Sembako ke Warga dari Kapolda Banten

Menurut Erwin, langkah pemerintah melalui BPBD Lebak sangat membantu masyarakat dalam memahami potensi risiko bencana dan cara penanggulangannya. Ia menilai informasi dari instansi resmi jauh lebih akurat dan membuat warga lebih siap menghadapi kondisi darurat.

“Kami lebih percaya pada informasi dari BPBD atau BMKG karena datanya valid. Dengan begitu, masyarakat bisa tahu kapan harus waspada, baik di wilayah pantai maupun dataran tinggi,” ucapnya.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat langkah mitigasi bencana baik secara struktural maupun nonstruktural. Berdasarkan hasil pemetaan, saat ini terdapat 16 wilayah rawan longsor dan 14 wilayah rawan banjir yang tersebar di seluruh kecamatan di Lebak.

“Kami selalu berpedoman pada hasil pemetaan dan rambu-rambu teknis dalam melakukan mitigasi. Tidak hanya membangun tanggul atau melakukan pengerukan sungai, tapi juga memperkuat mitigasi nonstruktural melalui pemberdayaan masyarakat,” ujar Febby.

Baca Juga:  CFD Berikan Dampak Positif Bagi Pelaku UMKM

Salah satu langkah strategis yang tengah dijalankan BPBD Lebak adalah pembentukan Komunitas Masyarakat Siaga Bencana (KMSB) di desa dan kelurahan. Dari total 340 desa dan 5 kelurahan, hingga kini baru terbentuk 61 KMSB.

“Target kami, dalam lima tahun ke depan seluruh desa dan kelurahan di Lebak memiliki KMSB. Karena jika masyarakat tidak diberdayakan, maka upaya mitigasi tidak akan maksimal,” ucap Febby.

Selain membentuk KMSB, BPBD juga rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kebencanaan berbasis digital, terutama di wilayah dengan potensi bencana tinggi. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk saling mengingatkan dan memperkuat kesiapsiagaan di tingkat lokal. (eem/dam)

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru

Bola

Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:12 WIB

Daerah

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB