CILEGON | TR.CO.ID
Kegiatan operasi pasar yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon di halaman Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon mendapat respon luar biasa dari warga setempat.
Kepala Disperindag Kota Cilegon, Andriyanti, menyatakan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk merespons lonjakan harga sejumlah material bahan pokok dan komoditi pasar yang semakin meroket. Andriyanti menjelaskan, “Kegiatan operasi pasar ini didedikasikan untuk membantu meringankan beban masyarakat di sekitar Kelurahan Taman Baru yang terdampak kenaikan harga pada bahan pokok seperti gula, beras, cabe, dan bawang.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam upaya ini, Disperindag Cilegon bermitra dengan Bulog, Rajawali Nusindo, PT Agrobisnis Banten Mandiri, serta Toko Tani Indonesia untuk menjual sejumlah produk dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasaran saat ini.
Andriyanti menambahkan, “Kami sangat bersyukur bisa menjual bahan pokok dengan harga minimal 20 persen lebih murah dari harga pasar. Contohnya, harga cabe di pasar mencapai Rp110.000 per kilogram, namun kami menjualnya hanya Rp80.000. Begitu juga dengan harga beras yang biasanya Rp16.000 per kilogram, kami jual seharga Rp13.500. Kami juga menyediakan paket sembako seharga Rp80.000 yang berisi 5 kilogram beras, minyak goreng, dan gula pasir.”
Lebih lanjut, Andriyanti menyampaikan harapannya bahwa melalui operasi pasar ini, pihaknya dapat menekan laju inflasi daerah dan menguatkan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pangan pokok.
“Dengan terus mengadakan kegiatan operasi pasar, kami berharap dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok di Kota Cilegon dan meminimalisir dampak inflasi terhadap masyarakat,” ungkapnya, Selasa (5/12/2023).
Antusiasme warga yang tinggi terhadap operasi pasar ini menjadi dorongan bagi Disperindag Kota Cilegon untuk terus melakukan upaya serupa guna membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga bahan pokok. Semoga keberlanjutan operasi pasar ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi stabilitas harga di pasar lokal. (BN/ris)
Penulis : BN
Editor : ris









