LEBAK | TR.CO.ID
Produksi beras di Kabupaten Lebak, pada tahun 2023 menembus 320.621 ton dari panen seluas 112.119 hektare di 28 kecamatan di daerah itu. Dari jumlah itu juga produksi beras surplus sekitar 189.503 ton.
“Dari produksi beras sebanyak 320.621 ton dipastikan surplus 189.503 ton dengan konsumsi penduduk 1,4 juta jiwa,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat kepada Wartawan, Minggu (7/1/24).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama ini, lanjut Rahmat, produksi beras di Kabupaten Lebak relatif baik, meski terjadi kemarau panjang pada Juli sampai November 2023. Mereka petani tetap melakukan gerakan tanam dengan menggunakan pompanisasi untuk pengairan, sehingga kemarau panjang tidak berdampak signifikan terjadi puso atau gagal panen.
Produksi beras sebanyak 320.621 ton dengan penduduk 1,4 juta jiwa surplus selama 15 bulan ke depan atau 189.503 ton.
Selama ini, kebutuhan konsumsi beras untuk masyarakat Kabupaten Lebak rata-rata 143.038 ton per tahun atau 21.920 ton per bulan.
Penyerapan konsumsi beras tahun 2023 sebanyak 113.118 ton, sehingga jika diakumulasikan produksi beras 320.621 ton dengan kebutuhan 113.118 ton maka surplus 189.530 ton.
“Kami menjamin produksi beras di sini relatif aman dan terpenuhi konsumsi masyarakat,” kata Rahmat.
Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar menambahkan, produksi beras yang relatif baik tersebut dikarenakan para petani tetap melakukan gerakan tanam meski dalam keadaan musim kemarau.
“Kita bersyukur bisa surplus. Hal ini disebabkan, para petani tetap melakukan penanaman padi meskipun sedang kemarau,” kata Deni.
Penulis : eem
Editor : dam









