TPI Binuangeun Terkesan Kotor dan Kumuh

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) atau Pelabuhan perikanan Binuangeun yang berada di Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, terkesan kotor dan kumuh. Hal ini disebabkan karena banyaknya sampah berserakan di sekitar TPI dan Sungai.

Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas pedagang, konsumen dan masyarakat yang berlalu lalang, apalagi letak TPI ini berada persis perbatasan yang membelah dua wilayah yang berbeda yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasan, Warga Kecamatan Wanasalam mengaku, sampah yang berserkan tersebut merupakan sampah berasal dari pasar, sampah limbah rumah tangga, dan yang lainnya yang sengaja dibuang ke sungai, karena tidak adanya bak penampung sampah di area pelabuhan perikanan Binuangeun juga kesadaran warga TPI dan pasar masih rendah.

“Selian kumuh, sampah tersebut mengeluarkan bau yang sangat menyengat, sehingga membuat pengunjung tidak nyaman berada di sekitar TPI,” kata Hasan kepada Wartawan, Minggu (07/01/2024).

Jika air pasang, lanjut Hasan, sampah-sampah tersebut akan terbawa arus ke laut. Hal ini menjadikan pencemaran sungai dan mengotori laut dan pantai yang bisa mengakibatkan habitat laut terganggu. Karena, TPI berada persis di muara peraduan antara sungai dan laut

Baca Juga:  Jokowi Ungkap Tak Akan Ikut Kampanye, Cak Imin: Bagus, Ada Kesadaran

“Kami Harap, kondisi ini Jangan terus dibiarkan, karena membuat tidak nyaman. Untuk itu, pemerintah harus segera turun tangan terutama Pemrov Banten, karena pelabuhan perikanan Binuangeun ini pengelolaannya berada pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten,” ujar Hasan

Sementara itu, Pengurus WAHMI (Wahana Mangrove Indonesia) Kabupaten Lebak, Ukan Ujang Supandi menyayangkan kondisi TPI Binuangeun yang terlihat kumuh lantaran sampah yang berserakan.

“Menurut saya, jika berbicara sampah bukan hanya tentang mengindahkan lingkungan di sekitaran TPI saja tapi juga kesadaran pola hidup sehat di masyarakat. Sampah ini sebetulnya PR bersama, masyarakat juga harus dikasih faham terkait ini, soalnya saya lihat banyak juga disitu limbah rumah tangga,” paparnya.

Menurut Ukan, Pemerintah harus segera menyelesaikan persoalan sampah di pelabuhan perikanan Binuangeun ini, dalam hal ini DKP, DLHK dan Pemdes harus duduk bersama untuk merumuskan permasalahan ini, ajak dan libatkan masyarakat.

Baca Juga:  Heru dan Kaesang Berpeluang jadi Kandidat di Pilgub Jakarta

“Jika pemerintahannya saja sudah acuh apalagi masyarakat,” tuturnya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Wanasalam, Toton Sopyan mengajak masyarakat agar meningkatkan kesadaran terhadap sampah, sehingga tidak membuang sampah sembarangan.

“Sangat miris melihat sampah di area tempat pelelangan ikan, semoga masyarakat TPI sadar akan dampak negatif dari sampah tersebut. Untuk keberlangsungan habitat ikan, mari kita buang sampah pada tempatnya,” ungkap dia.

Bernardi, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak mengaku, secara kedinasan Kewenangan TPI Binuangeun berada dibawah DKP Provinsi Banten. Namun, terkait permasalahan sampah di TPI Binuangeun merupakan masalah lama dan Pemkab Lebak sudah melakukan upaya melakukan edukasi terhadap warga di TPI.

“Walau kewenangan perada di DKP provinsi, kita ada berusaha membantu agar permasalahan sampah di TPI ini bisa teratasi,” ucapnya.

Penulis : jat/eem

Editor : ris

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB

Daerah

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:55 WIB