Nelayan Diminta Waspadai Gelombang Tinggi

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir mewaspadai tinggi gelombang Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten. Kewaspadaan itu mutlak dilakukan agar terhindar dari kecelakaan laut.

“Kami minta nelayan dan warga mematuhi peringatan imbauan itu agar tidak menimbulkan kecelakaan laut,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama di Rangkasbitung, Minggu (21/01/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Febby, saat ini, tinggi gelombang di Perairan Selatan Banten mencapai 2,50 meter (sedang) dan Samudera Hindia Selatan Banten 4.00 meter (tinggi).

Baca Juga:  Tenun Baduy Turun Temurun Wariskan Budaya Pada Generasi Penerus

Sehingga, cuaca buruk tersebut dapat membahayakan bagi pelaku pelayaran khususnya perahu nelayan dan kapal tongkang juga warga setempat tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai, karena khawatir terseret gelombang tinggi.

Selain itu juga tiupan angin cukup kencang dan bergerak dari arah barat daya ke barat dengan kecepatan mencapai 30 kilometer per jam.

Oleh karena itu, BPBD Lebak mengimbau nelayan, masyarakat dan kapal tongkang waspada jika melintasi Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten untuk menghindari kecelakaan laut.

Baca Juga:  Jelang Hajat Demokrasi 2024, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

“Kami sudah menyampaikan tinggi gelombang itu kepada nelayan, masyarakat pesisir dan pengusaha tempat wisata,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah nelayan di Kecamatan Bayah mengaku sejak beberapa hari terakhir cuaca di Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten kurang bersahabat,selain tinggi gelombang juga tiupan angin cukup kencang.

Selain itu juga kerapkali dilanda hujan lebat disertai angin kencang dan petir/kilat.

“Kami sudah tiga hari terakhir ini tidak melaut karena cuaca buruk itu,” kata Sudirman, seorang nelayan asal Kecamatan Bayah.

Penulis : jat/eem

Editor : dam

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru