Akan Buat Kekacauan di Papua, KSTP Kabur Saat Satgas TNI Datang

Senin, 13 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) selalu berupaya membuat kekacauan dan aksi teror kepada masyarakat di Papua. Kali ini, KSTP akan melaksanakan aksi teror namun TNI dapat mengantisipasi dan terjadi Kontak Tembak Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw dengan Kelompok KSTP wilayah Tanah Merah (Gome) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (10/11/23).

Jumat, 10 November 2023 sekitar Pukul 07.37 WIT, Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa di salah satu honai yang ada di wilayah Tanah Merah terdapat pengumpulan sekitar enam orang yang tidak dikenal dan gelagatnya mencurigakan akan melaksanakan gangguan keamanan.

Mengantisipasi hal tersebut, Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga memerintahkan Danpos Gome Lettu Inf Reza Pahlawan dengan tiga Tim untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengecekan di Tanah Merah. Ketika Tim Satgas 300 mendekati Honai yang dicurigai tersebut, terdengar teriakan lari-lari , kemudian enam orang pria keluar dari Honai dengan membawa satu pucuk senjata laras panjang sambil menembak ke arah personel TNI yang melakukan pemeriksaan.

Kontak tembak berjalan singkat, kita terus kejar namun KSTP kabur meninggalkan Honai menuju hutan, dan setelah dilaksanakan pemeriksaan dalam Honai didapatkan HT, Teropong dan senter serta barang lainnya, ujar Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw.

Baca Juga:  Ibu Tiri di Tangerang Diduga Aniaya Anak

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan situasi keamanan wilayah Puncak masih dapat terkendali, masyarakat pun dapat beraktivitas normal.

Laporan dari Satgas di wilayah Puncak memang benar kejadian tersebut, TNI sudah antisipasi dengan kesiapsiagaan untuk memberikan rasa aman di masyarakat, dan ini berkat informasi dari masyarakat, jelas Nyoman.

Adapun barang bukti yang dapat ditemukan, yaitu: 1 buah teropong jenis Baigish Rusia, 1 buah HT Kenwood, 1 buah Handphone jenis Merk OPPO, 1 buah telepon genggam Polyponik jenis Merk Nokia, 2 buah senter, 1 buah Headshet HT dan 1 buah teropong kecil.

Penulis : FJ / Mas

Editor : Mustopa Adam Kamal

Berita Terkait

Penyelundupan 99.250 Ekor BBL ke Luar Negeri Digagalkan
Polisi Amankan Puluhan Remaja Pelaku Tawuran di Serang
Lima Pelajar Tawuran Diamankan Polisi
Polda Banten Ungkap Kasus Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika
Anak Bunuh Bapak Pake Paving Block
Kejari Dilaporkan ke Jamwas Kejagung
Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang
JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:04 WIB

Penyelundupan 99.250 Ekor BBL ke Luar Negeri Digagalkan

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:54 WIB

Polisi Amankan Puluhan Remaja Pelaku Tawuran di Serang

Jumat, 17 Mei 2024 - 13:13 WIB

Lima Pelajar Tawuran Diamankan Polisi

Jumat, 17 Mei 2024 - 13:11 WIB

Polda Banten Ungkap Kasus Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:54 WIB

Anak Bunuh Bapak Pake Paving Block

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:02 WIB

Kejari Dilaporkan ke Jamwas Kejagung

Jumat, 17 Mei 2024 - 04:18 WIB

Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang

Rabu, 15 Mei 2024 - 03:20 WIB

JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Dibanggakan PPP, Airin Programkan Santri Inovator

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:29 WIB

Pendidikan

Bus Rombongan Perangkat Desa yang Akan Workshop Kecelakaan

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:10 WIB

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 99.250 Ekor BBL ke Luar Negeri Digagalkan

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:04 WIB

Pemerintahan

PPDB Harus Objektif, Transparan dan Akuntabel

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:01 WIB