BOGOR | TR.CO.ID
Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Tangerang terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Lembaga Anti Narkotika (LAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Pemerintah Kota Tangerang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Polres Metro Tangerang Kota menggelar Diskusi dan Rapat Kerja (Raker) selama dua hari, 13–14 Januari 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Villa Robinson, Puncak, Bogor, ini mengusung tema “Memperkuat Peran Masyarakat sebagai Garda Terdepan dalam Pemberantasan Narkotika di Kota Tangerang.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Forum tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan narkotika secara berkelanjutan.
Dalam diskusi, seluruh peserta menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat sebagai ujung tombak dalam mendeteksi, mencegah, dan melaporkan peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.
Sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dinilai sebagai kunci utama keberhasilan perang melawan narkoba.
Perwakilan BNN dan Polres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika, sekaligus memperkuat jaringan relawan anti narkoba hingga tingkat kelurahan dan RW.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang menyatakan kesiapan mendukung penuh berbagai program kolaboratif yang melibatkan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Ketua LAN Kota Tangerang, Helmy Halim, menekankan bahwa peran masyarakat sangat menentukan dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika.
“Jika masyarakat diam, narkoba akan tumbuh subur. Tetapi jika masyarakat bersatu, narkotika tidak punya tempat. Inilah saatnya warga menjadi garda terdepan, bukan sekadar penonton,” tegas Helmy.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkotika.
“Melalui diskusi dan raker ini, kami sepakat bahwa warga, aparat penegak hukum, kepolisian, dan BNN harus bergerak bersama. Kolaborasi aktif adalah kunci untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak menyatakan komitmen bersama untuk memperkuat peran masyarakat sebagai benteng pertama dalam memerangi narkotika, sekaligus menjaga masa depan generasi muda Kota Tangerang.(wil/dam)









