Mahfud Anggap Pertanyaan Gibran “Ngawur”

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Kerusuhan terjadi dalam Debat Pilpres yang berlangsung semalam, terutama ketika cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, bertanya tentang greenflation kepada cawapres nomor urut 3, Mahfud Md. Momen tersebut menciptakan kekacauan dalam segmen tanya jawab antarcawapres debat keempat Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024).

Gibran memberikan pertanyaan mengenai cara mengatasi greenflation kepada Mahfud, yang kemudian diingatkan oleh Mahfud dan moderator tentang aturan agar penggunaan istilah disertai penjelasan. Setelah mendapat pengingat, Gibran menggambarkan greenflation sebagai inflasi hijau, sederhana seperti itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, saat Mahfud menjawab dengan menjelaskan tentang ekonomi hijau dan pemanfaatan produk pangan, Gibran tampak mencari-cari jawaban yang sesuai dengan konsep greenflation yang ia maksudkan. Gibran menyatakan kesulitan menemukan jawaban Mahfud yang sesuai dengan pertanyaannya.

Baca Juga:  Bawaslu Rekrut Ribuan Pengawas TPS

Menanggapi penjelasan Gibran, Mahfud menilai jawaban tersebut sebagai ngawur dan tanpa kejelasan. Mahfud, seperti Gibran sebelumnya, melakukan gestur mencari-cari jawaban yang ia nyatakan tidak dapat ditemukan.

Ketika Gibran mencoba memberikan contoh konkrit tentang greenflation dengan merujuk pada demo rompi kuning di Prancis, Mahfud menyatakan bahwa jawaban Gibran terkesan ngawur dan tidak memiliki keterkaitan yang jelas. Mahfud kemudian menolak memberikan tanggapan lebih lanjut atas pertanyaan yang ia anggap “recehan” dan mengembalikannya kepada moderator.

Baca Juga:  Analisis Bos PPI tentang Penampilan Cak Imin-Gibran-Mahfud di Debat Cawapres

Gibran kemudian mencoba untuk menyelesaikan perdebatan dengan menekankan bahwa solusi untuk masalah pangan melibatkan pupuk dan mekanisasi. Dia menyebut pembangunan pabrik pupuk di Fakfak, Papua Barat, sebagai salah satu langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Ketegangan antara kedua calon cawapres ini menjadi sorotan, dengan Gibran menyatakan bahwa Mahfud terlihat “ngambek” karena dihadapkan pada pertanyaan yang dianggap sulit. Meskipun debat ini menciptakan keriuhan, hal ini juga memperlihatkan dinamika antara calon cawapres dalam menyampaikan dan menjawab pertanyaan terkait isu-isu penting, seperti greenflation dan masalah pangan.(il/BDR)

Berita Terkait

MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Maryono: Penempatan Talenta Tepat Kunci Kinerja ASN Optimal
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang, Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
DPRD Kabupaten Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan, Krisis Daya Tampung SMP Negeri
SELEKSI, Seleksi Duta Pemuda Kota Tangerang 2026 Resmi Dibuka
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:13 WIB

MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota

Selasa, 28 April 2026 - 19:52 WIB

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 13:30 WIB

Maryono: Penempatan Talenta Tepat Kunci Kinerja ASN Optimal

Kamis, 16 April 2026 - 16:22 WIB

DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang, Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Kamis, 16 April 2026 - 16:18 WIB

DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang

Berita Terbaru

Daerah

Lepas 393 Jemaah Calhaj, Maryono Pesankan Ini!

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:03 WIB