Petani Sayuran Dataran Rendah Penuhi Permintaan Pasar

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Sejumlah petani sayuran dataran rendah di Kabupaten Lebak, mampu memenuhi permintaan pasar, sehingga bisa menggulirkan perekonomian masyarakat di daerah ini.

“Kami di Blok Kanaga Warunggunung saja bisa memenuhi permintaan pasar sekitar delapan ton per hari,” kata Dede Supriatna (64), seorang petani sayuran dataran rendah di Lebak, Rabu (24/1/2024)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produksi aneka tanaman sayuran dataran rendah itu, antara lain peria/pare, timun, oyong, kacang panjang, terong, dan kukuk yang dipasok ke Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang dan Pasar Rangkasbitung.

Para tengkulak setiap sore hari mendatangi petani di Blok Kanaga Warunggunung dan sekitarnya dengan menggunakan angkutan colt untuk mengambil aneka sayuran yang sudah disiapkan petani.

Para tengkulak itu sudah menjadi langganan untuk menampung hasil aneka tanaman sayuran dataran rendah yang dikembangkan petani tersebut.

“Kami dan petani di sini mengembangkan tanaman sayuran dataran rendah, karena ada yang menampung tengkulak itu, sehingga tidak kesulitan untuk pemasaran,” kata Dede lagi.

Baca Juga:  Petani Tebus Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2025

Menurut dia, saat ini, harga aneka sayuran dataran rendah rata-rata Rp6.000/ kg, dan jika produksinya mencapai delapan ton maka diakumulasikan total Rp48 juta/hari.

Selama ini, kata dia, produksi aneka tanaman sayuran itu bisa dipanen 15 sampai 20 kali.

“Kami mengembangkan tanaman sayuran itu cukup membantu ekonomi keluarga, juga menyerap puluhan tenaga kerja warga setempat,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak itu pula.

Begitu juga petani lainnya, Mulyanto (55), warga Bojongleles, Kabupaten Lebak mengatakan, dirinya mengembangkan tanaman sayuran dataran rendah itu untuk memenuhi permintaan pasar.

Saat ini, pihaknya melayani permintaan sayuran peria, timun, dan kacang panjang bisa mencapai dua ton dengan harga rata-rata Rp6.000/kilogram. Apabila, harga sayuran itu Rp6.000 per kg dengan dua ton, maka bisa menghasilkan Rp12 juta per hari.

Baca Juga:  Seorang Remaja Ditusuk Gegara Saling Tantang di IG

“Kami memanen aneka sayuran itu bisa dipanen 15 kali dari panen awal selama 40 hari setelah tanam, dan bisa menghasilkan pendapatan Rp Rp180 juta dengan tanam seluas 1,5 hektare,” katanya menjelaskan.

Sukarli (45), seorang tengkulak mengaku dirinya memenuhi permintaan aneka tanaman sayuran dataran rendah ke Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang hingga mencapai delapan ton/hari.

Selama ini, pihaknya memasok produksi sayuran dari petani Kabupaten Lebak, karena sudah menjadi langganan.

“Kami selama 15 tahun menampung produksi aneka sayuran dataran tanah rendah itu,” ucap Sukarli.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dede Iskandar mengajak petani agar mengembangkan aneka tanaman sayuran dataran rendah, karena permintaan pasar cenderung meningkat dan menguntungkan.

“Kami baru mencatat dari 28 kecamatan, baru lima kecamatan yang menjadi andalan ekonomi produksi tanaman sayuran dataran rendah,” kata Deni.

Penulis : eem

Editor : dam

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru