LEBAK | TR.CO.ID
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama meminta agar warga Lebak mewaspadai cuaca ekstrim di penghujung tahun 2023. Kewaspadaan itu mutlak dilakukan, karena berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini di Indonesia tidak akan terjadi hujan secara merata, sehingga mengakibatkan tingginya keragaman iklim disejumlah wilayah termasuk di Kabupaten Lebak.
“Kami menghimbau agar warga mewaspadai cuaca ekstrim yang terjadi di penghujung tahun 2023 dan awal 2024. Karena musim penghujan tidak akan terjadi secara merata, yang mengakibatkan tingginya keragaman iklim, sehingga sewaktu waktu imbasnya akan mengancam keselamatan,” kata Febby kepada wartawan, Senin (4/12/23).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan Febby, cuaca ektrim adalah suatu kejadian fenomena alam yang tidak normal dan tidak lazim serta ditandai oleh kondisi curah hujan, arah kecepatan angin, suhu udara, kelembaban udara, dan jarak pandang yang dapat merugikan kegiatan masyarakat terutama keselamatan jiwa, dan kondisi tersebut kemungkinan terjadi di wilayah Kabupaten Lebak.
Untuk itu kata dia, guna menghadapi cuaca ektrim nanti, masyarakat dihimbau untuk mendengarkan setiap arahan yang dikeluarkan oleh BPBD Lebak, serta memeriksa secara berkala kondisi disekitar lingkungan guna memastikan semua dalam kondisi baik. Jika disekitar lokasi kediaman milik warga terdapat daerah rawan bencana, maka hendaknya memasang sistem peringatan dini yang tersedia di kantor desa.
“Karena kondisi cuaca yang tidak lazim, maka dikhawatirkan berdampak kepada masyarakat. Maka saya sarankan warga memeriksa keadaan sekitar secara berkala, mulai dari kondisi rumah, kondisi sungai dan pintu air, maupun tebing tebing, sehingga jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan, maka warga bisa melakukan evakuasi mandiri, sebelum datang bantuan dari pemerintah,” ucap Febby.
Erwin Komara Sukma, relawan kebencanaan asal Kabupaten Lebak membenarkan jika cuaca ekstrim kemungkinan terjadi di Kabupaten Lebak, untuk itu ia mengharapkan agar masyarakat menjaga lingkungan sekitar, dengan cara menjaga lingkungan, selalu update prakiraan cuaca di darat ataupun di laut sebelum melakukan kegiatan diluar rumah.
Beberapa tips diberikan Erwin agar warga dapat terhindar dari bahaya yang di timbulkan cuaca ekstrim diantaranya hindari bangunan atau rumah ditepi jurang, karena rawan longsor, tidak berlayar ataupun melaut apabila terjadi cuaca ekstrim, karena dapat membahayakan nelayan.
Penulis : eem
Editor : dam









