Satgas Pangan Lebak Pantau Harga Beras

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Lebak melakukan pengecekan harga beras di tingkat pengecer, pasar tradisional, toko ritel modern hingga produsen di wilayah Rangkasbitung, Sabtu (21/2/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan harga tetap sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjaga stabilitas pasokan menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ketua Satgas Pangan Kabupaten Lebak, AKP Wisnu Adicahya, menegaskan pedagang tidak diperkenankan menjual beras melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami minta pedagang agar menjual beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Wisnu yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak.

Ia menyebutkan, HET untuk beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram (kg), beras medium Rp13.500 per kg, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12.500 per kg.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pangan melibatkan unsur Dinas Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak sebagai bagian dari tim pengawasan terpadu. Dari hasil pemantauan di Pasar Rangkasbitung, toko ritel modern dan produsen, harga beras terpantau relatif stabil.

Baca Juga:  Jalan Wisata Kebun Teh Longsor, Warga Cikuya Terancam Terisolir

Bahkan, di sejumlah titik penjualan, harga beras dijual di bawah HET, antara lain beras medium Rp13.000 per kg, beras premium Rp14.000 per kg, dan beras SPHP tetap Rp12.500 per kg.

Selain memantau harga, petugas juga memastikan ketersediaan stok beras di pasar tradisional dalam kondisi melimpah dan dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Baca Juga:  Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Berikan Penyuluhan ke Sekolah

“Hingga saat ini kami belum menemukan indikasi penimbunan ataupun praktik permainan harga oleh pihak tertentu. Kami mengapresiasi harga beras di tingkat pengecer yang relatif stabil serta ketersediaan pangan yang cukup,” kata Wisnu.

Sementara itu, Siti, salah seorang pedagang beras di Pasar Rangkasbitung, mengaku terbantu dengan adanya pengawasan langsung dari Satgas Pangan.

“Kami senang ada pengawasan dari petugas Satgas, sehingga kami bisa menjual sesuai HET dan tetap mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Satgas Pangan Kabupaten Lebak memastikan akan terus melakukan pemantauan berkala guna menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di wilayah tersebut. (eem/dam)

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru