Kemiskinan Ekstrem Capai 6.043 KK

Kamis, 26 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Lebak, Yosef Muhammad Holis.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Lebak, Yosef Muhammad Holis.

LEBAK | TR.CO.ID

Kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lebak pada tahun 2022 mencapai 2,17 persen atau sekitar 6.043 KK. Data kemiskinan ekstrim tersebut berdasarkan catatan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Lebak, selain kemiskinan ekstrim, untuk angka stunting yang merujuk pada hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2022 juga tingkat prevalensi stuntingnya mencapai 26,2 persen.

Dengan melihat capaian tersebut, Pemerintah daerah dirasa perlu melakukan akselerasi dalam meningkatkan capaian kinerja pembangunan yang telah ditetapkan. Akselerasi ini mutlak dilaksanakan mengingat kemampuan daerah dalam menyediakan sumber pembiayaan mandiri sangatlah terbatas, jika dilihat pada rasio kemandirian daerah sebesar 20,5% dan kapasitas fiskal daerah nilai 1,036 dengan kategori rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita perlu melakukan akselerasi guna meningkatkan capaian kinerja pembangunan. Karena kemampuan daerah dalam menyediakan sumber pembinaan mandiri sangatlah terbatas, jika dilihat dari rasio kemandirian daerah hanya sebesar 205 persen dan kapasitas fiskal daerah dengan nilai 1,036 dengan kategori rendah,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Lebak, Yosef Muhammad Holis, dalam acara Musyawarah perencana pembangunan (Musrenbang) daerah Non APBD tahun 2024, yang berlangsung di aula Multatuli, Rabu (25/10/2023).

Baca Juga:  Ahmad Fuady Serukan Dukungan Terhadap Pelestina, Demi Kemanusiaan dan Kemerdekaan

Kata Yosef, salah satu pendekatan akselerasi kinerja pembangunan dalam menjawab permasalah tersebut adalah melalui pendekatan Good Governance yang merupakan suatu konsep yang mengacu pada proses pencapaian keputusan dan pelaksanaannya yang dapat dipertanggungjawabkan secara bersama antara Pemerintah, warga negara dan sektor swasta dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Proses kolaborasi tersebut di Lebak terus berkembang, dimulai dari kolaborasi Triplehelix, Quadruple Helix, hingga kolaborasi Pentahelix, dimana Pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media.

“Masing-masing unsur tersebut saling memberikan kontribusi berdasarkan perannya masing-masing. Masyarakat berperan melalui komunitas yang terhimpun sesuai dengan nilai, tujuan, cita-cita maupun harapan dari setiap anggota masyarakat yang ada pada komunitas, seperti lembaga profesi, organisasi filantropi, serta lembaga zakat, infak dan sodakoh,” ucap Yosef.

Baca Juga:  Pj Bupati Lebak Ajak ASN Netral

Sementara itu, Sekertaris Bappelitbangda Lebak, Widi menambahkan, Musrenbang non-APBD ini merupakan forum yang penting untuk menampung aspirasi masyarakat yang bersifat strategis dan memiliki dampak yang signifikan terhadap pembangunan daerah yang tidak terbiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun 2024 dengan mengoptimalkan peran Perusahaan dan Lembaga zakat yang selama ini masih dilaksanakan secara parsial sehingga mampu menyelaraskan gerak langkah bersama guna menangani beragam persoalan yang hadir saat ini.

“Optimalisasi peran lembaga non pemerintah dalam mengurangi kemiskinan ekstrem, stunting serta peningkatan potensi pariwisata daerah adalah prioritas, dan semua yang kita bahas diluar pembiayaan dari APBD,” kata Widi. (*)

Penulis : Eem/jat

Editor : Haris Sujarsad

Berita Terkait

Tarif Parkir Pantai Kelapa Warna Dikeluhkan Pengunjung
JMSI Pengurus Cabang Lebak Rayakan HUT Ke – 4 Tahun
“Jumat Berkah”: Upaya Pendidikan Karakter dan Motivasi Siswa di SDN 2 Gunung Kencana, Banten
Pj Minta Warga Gunakan Hak Pilih
Warga Marak buang Sampah di Jalan
Nelayan di Lebak Selatan Berhenti Melaut
Tiga Warga Baduy Jadi Korban Gigitan Ular Tanah
Perusahaan Diminta Liburkan Karyawan Saat Pencoblosan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 14:04 WIB

Tarif Parkir Pantai Kelapa Warna Dikeluhkan Pengunjung

Senin, 26 Februari 2024 - 10:23 WIB

JMSI Pengurus Cabang Lebak Rayakan HUT Ke – 4 Tahun

Jumat, 16 Februari 2024 - 21:37 WIB

“Jumat Berkah”: Upaya Pendidikan Karakter dan Motivasi Siswa di SDN 2 Gunung Kencana, Banten

Kamis, 15 Februari 2024 - 01:14 WIB

Pj Minta Warga Gunakan Hak Pilih

Kamis, 15 Februari 2024 - 01:10 WIB

Warga Marak buang Sampah di Jalan

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:06 WIB

Nelayan di Lebak Selatan Berhenti Melaut

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:59 WIB

Tiga Warga Baduy Jadi Korban Gigitan Ular Tanah

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:58 WIB

Perusahaan Diminta Liburkan Karyawan Saat Pencoblosan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Airin Rachmi Diany Main Bendrong Lesung Bareng Warga

Jumat, 19 Apr 2024 - 16:11 WIB

Hukum & Kriminal

Penyelundupan Narkotika Libatkan Pegawai Maskapai Dibongkar

Jumat, 19 Apr 2024 - 14:06 WIB

Daerah

Tarif Parkir Pantai Kelapa Warna Dikeluhkan Pengunjung

Jumat, 19 Apr 2024 - 14:04 WIB

Pendidikan

Rudi Maesyal Makin Pererat Silaturrahmi

Jumat, 19 Apr 2024 - 14:02 WIB

Politik

PDI Perjuangan Rekom Siapa?

Jumat, 19 Apr 2024 - 13:58 WIB