Dindikbud Serang Mediasi Keluarga Korban dan Guru SDN Serang 13

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang akhirnya mempertemukan guru ISR didampingi Kepsek SDN Serang 13 Nina Rostiana dengan keluarga korban dugaan perundungan di ruang Kepala Dindikbud Kota Serang, Jumat (19/1/24).

Kepala Dindikbud Kota Serang, Suherman mengatakan bahwa pertemuan itu dalam rangka melakukan mediasi sekaligus mengklarifikasi berbagai isu yang semakin berkembang terkait peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah kedua belah pihak bertemu mengungkapkan duduk permasalahan. Dan akhirnya para pihak sepakat untuk berdamai, saling menyadari dan saling memaafkan,” kata Suherman kepada wartawan usai pertemuan.

Pihak sekolah, kata Suherman, juga memastikan bahwa peristiwa seperti ini (bullying dan atau perundingan pada murid-red) tidak akan terjadi lagi.

Suherman meminta permasalahan ini dapat dijadikan pelajaran bagi seluruh sekolah-sekolah dibawa naungan Dindikbud Kota Serang. Dimana, kata Suherman, sudah menjadi sebuah keniscayaan bahwa tenaga pedidik maupun tenaga kependidikan pada satuan pendidikan dapat memberikan keamanan serta kenyamanan kepada peserta didik pada saat mengikuti proses pembelajaran.

Baca Juga:  Diskusi Milenial dan Gen Z, Sachrudin-Maryono Paparkan Program Lima Tahun ke Depan

Pun, sambung Suherman lagi, tugas-tugas supervisi para kepala sekolah terhadap guru juga agar lebih diperhatikan, jangan sampai ada kelalaian.

“Dari pengalaman kejadian seperti ini, saya meminta agar sekolah melakukan ikrar atau deklarasi anti bullying di sekolahnya masing-masing,” tukasnya.

Sementar itu, Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Kota Serang yang turut hadir pada mediasi tersebut menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kepercyaan diri anak korban Z untuk kembali sekolah.

“Kami meminta izin kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang dan SDN 13 Kota Serang untuk mengantarkan anak korban “Z” kembali sekolah dan memastikan mendapatkan rasa nyaman dan aman di lingkungan sekolah tempatnya belajar”, ungkapnya.

Kepsek SDN Serang 13, Nina Rostiana menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Z atas kejadian ini.

“Kita bersama-sama mengambil hikmah, dan insya allah, dengan adanya kejadian ini saya pribadi atau atas nama sekolah kedepan akan lebih menerapkan dan memantau langsung di saat jam-jam belajar di kelas, guna memastikan dan meyakinkan kepada semua org tua murid memberikan rasa aman dan nyaman terhadap anak, dan pastinya para orang tua dapat lebih memercayakan kepada kami selaku guru pengajar di sekolah. Dimana anak yang kami didik bagian dari pada tanggung jawan kami di sekolah,” ungkap Nina.

Baca Juga:  Puluhan Siswa Kuliah Gratis di Universitas Al-Azhar Kairo, Melalui Beasiswa Pemkab Tangerang

Nina berharap semoga tidak ada lagi kejadian-kejadian dalam bentuk apapun yang melanggar aturan disekolah, apalagi adanya dugaan kekerasan terhadap anak di sekolah kami.

Turut hadir pada pertemuan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, H. Tb. Suherman didampingi Kabid. SD, Supi, Kabid GTK dan Guru, Kepala SDN Serang 13, Nina Rostiana, Guru Walikelas 5 SD Serang 13 serta keluarga anak korban Z didampingi Komnas Perlindungan Anak Kota Serang.

Penulis : hed

Editor : dam

Berita Terkait

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi
Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Ribuan Pelajar Ramaikan O2SN dan FLS3N 2026, Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan Digital
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18 WIB

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:47 WIB

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi

Berita Terbaru